Red Lollipop

Selasa, 11 Maret 2014

Seolleongtang, Sup Tulang Sapi khas Korea


Seolleongtang adalah jenis masakan Korea yang terbuat dari sup kaldu tulang sapi yang direbus dalam waktu lama.
 Pada masa Dinasti Joseon (1392-1910), pada upacara ritual Sangsin di bulan kedua kalender lunar, raja akan melakukan penghormatan bagi Shennong di Seonnongdan untuk memohon panen yang berlimpah pada tahun berikutnya. Pada ritual itu raja mempersembahkan beras, jewawut dan hewan kurban seperti sapi dan babi.[1] Setelah selesai melaksanakan ritual raja biasanya akan pergi ke jeokjeon, yakni kebun istana.[1] Di jeokjeon raja akan memerintahkan juru masak istana untuk memasak bahan-bahan tersebut, yakni daging sapi untuk membuat sup, dan daging babi untuk membuat pyeonyuk.[1] Raja akan mengundang petani-petani tua yang berusia di atas usia 60 tahun untuk menghadiri acara makan malam.[1] Nasi dan daging sapi disajikan dalam ttukbaegi setelah diberi bumbu berupa bawang merah dan garam.[1] Kata seolleongtang berasal dari seonnongtang, dikarenakan aktivitas raja setelah melaksanakan ritual di kuil Seonnongdan.[1] Lama-kelamaan pengucapannya berubah menjadi seolleongtang.[1][2]
Pada saat ini, seolleongtang biasanya dimakan di restoran khusus yang menyajikan seolleongtang. Butuh waktu lama untuk memasak seolleongtang untuk mendapatkan gizi dari tulang sapi.[1] Jika disajikan di restoran, masakan ini dapat direbus dengan lebih lama sehingga kandungan gizinya akan dihasilkan lebih maksimal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar